Cara Migrasi Dari Blogspot ke WordPress Tanpa Kehilangan Pengunjung

Untuk kamu yang sedang mencari cara migrasi blogspot ke wordpress, maka sekarang kamu berada di tempat yang tepat. Karena akan saya bahas di artikel ini secara singat dan jelas karena didukung dengan gambar gerak agar mudah dipahami.

Sebelum melakukan migrasi kamu harus mempersiapkan poin-poin penting yang harus dipenuhi, karena dengan cara ini kamu tidak akan kehilangan pengunjung.

 

Persiapan Migrasi

  • Siapkan Uang
    Poin pertama yang harus disiapkan adalah uang untuk membeli hosting, domain, ataupun themes WordPress (opsional). silahkan beli hosting dan domain di internet, banyak yang menyediakan mulai dari lokal dan mancanegara, untuk themes bisa beli premium ataupun cukup yang gratisan saja.
  • Siapkan Domain
    Untuk yang sudah men-custom blogspotnya dengan domain tld abaikan poin ini, sementara untuk kamu yang masih menggunakan subdomain blogspot.com, silahkan beli domain sekaligus beli hosting. Biasa beberapa penyedia hosting menyediakan program beli hosting gratis domain di tahun pertama (bisa menghemat biaya migrasi)
  • Siapkan Hosting
    Nah poin ini sangat penting, karena kamu akan migrasi ke WordPress Self-host maka kamu harus menyewa hosting, silahkan sewa di penyedianya (banyak bertebaran di internet).

Sebagai referensi hosting murah dan handal bisa kamu baca di artikel :

Review DomaiNesia, Hosting Bintang Lima Harga Kaki Lima

Untuk menghemat biaya migrasi saya sarankan untuk membeli hosting sesuai kebutuhan saja, bertahap dulu jangan langsung menyewa dengan spesifikasi yang besar, misalkan blog kamu hanya mempunyai kurang dari 100 artikel beli saja dengan space disk 1GB sampai 2GB (kan kedepannya bisa di upgrade) , untuk yang sudah 500 artikel disarankan menyewa hosting dengan space disk lebih dari 2GB.

Langkah Migrasi Blogspot ke WordPress.org (Self-Host)

Berikut langkah-langkah yang harus di ikuti agar proses migrasi berjalan dengan semestinya, untuk mempermudah tutorial migrasi ini saya lengkapi dengan gambar.

 

1 . Langkah Pertama : Setting Nameserver Domain

Poin pertama ini khusus untuk kamu yang sudah mencustom blogspot.com ke domain TLD ( blogkamu.blogspot.com > blogkamu.com ), dan berlaku untuk yang menyewa domain di penyedia hosting berbeda.

Sebagai contoh kasus :

Saya menyewa domain di JagoanHosting (A), sementara menyewa hosting di DomaiNesia (B) , jadi kamu harus mengarahkan domain dari penyedia (A) ke penyedia (B). Maka kamu harus setting Nameserver agar mengarah ke penyedia (B).

Beda kasusnya jika kamu menyewa hosting dan domain di penyedia yang sama, maka lewati langkah ini, karena biasanya sudah terhubung otomatis.

Setting Nameserver :

  • Cari tahu nameserver penyedia hosting dimana tempat kamu menyewa hosting. Tanyakan saja ke livechat atau email saja.

Karena saya akan mengarahkan domain (di jagoanhosting) ke hosting DomaiNesia, maka nameserver domainesia adalah :

Nameserver 1: ns1.domainesia.net
Nameserver 2: ns2.domainesia.net

cara migrasi dari blogspot ke wordpress

Sebagai contoh saya menyewa domain di JagoanHosting (A), sementara menyewa hosting di DomaiNesia (B). Maka dari itu akan saya arahkan domain di (A) ke hosting (B)

 

  • Login ke member area penyedia (A), cari domain yang mau di setting, kemudian klik Manage Nameserver > Setting Nameserver

Isi nameserver di JagoanHosting ke nameserver DomaiNesia, seperti screenshot di bawah ini, di lanjutkan dengan klik Change Nameserver untuk menyimpannya.

 

[adinserter name=”Iklan BRI”]

Jika pengaturan sudah di isi dengan benar, maka lanjutkan ke langkah kedua.

2. Langkah Kedua : Add on Domain

Poin kedua ini juga hanya berlaku untuk kamu yang menyewa domain dan hosting di beda tempat, kalau di satu tempat silahkan langsung saja baca poin ketiga.

Setelah berhasil mengatur nameserver domain, maka yang harus dilakukan adalah meng-add on domain agar terhubung ke penyedia (B), berikut langkahnya :

 

  • Login ke Cpanel hosting kamu, kemudian klik add on domain, seperti gambar di bawah ini :

 

  • Masukan alamat domain yang sudah tadi kamu setting nameservernya > kemudian klik tambah domain.

 

  • Kalau sudah berhasil di tambahkan akan ada alamat domain di bawah domain utama tersebut, seperti gambar di bawah ini :

Catatan : Jika gagal itu tandanya proses PROPOGASI belum selesai, karena prosesnya biasanya memakan waktu 1 jam – 2×24 jam (tergantung penyedia hostingnya).

 

 

3. Langkah Ketiga : Install WordPress.org

Pada langkah ketiga ini adalah menjelaskan proses dasar instalasi WordPress.org, jadi jika kamu sudah mengerti lewati langkah ini.

  • Pertama masuk Cpanel, geser kebawah sampai menemukan Softaculous Installer, dilanjutkan dengan klik WordPress

  • Kemudian pada halaman Softaculous klik Install Now

  • Dilanjutkan dengan memilih domain yang sudah di setting tadi, dan masukan data dengan benar, kemudian klik Install

  • Jika pemasangan berhasil, kamu akan di alihkan kehalaman seperti gambar di bawah ini :

Catatan : sampai disini kamu berhasil menginstall WordPress di domain lama kamu, dan agar tidak lupa data loginnya, jangan lupa simpan username dan kata sandi yang di masukan tadi (untuk login di kemudian hari).

Jika kurang mengerti cara pemasangan WordPress bisa anda baca artikel lebih detailnya di artikel berikut :

Cara Lengkap Install WordPress.org di Cpanel (artikel sedang dibuat)

 

 

4. Langkah Keempat : Export Data Blog Blogspot

Poin keempat ini kamu harus mengekspor data blog berupa artikel, gambar, label, dan lain sebagainya ke format file xml . Berikut tutorial export blogspot :

  • Login ke dashboard blogspot / blogger.com, kemudian Klik Setelan > Lainnya > Backup Konten > Simpan ke Komputer > Save hasil backup di tempat yang mudah di ingat.

 

5. Langkah kelima : Import Data Blog ke Blog Baru

Pada langkah kelima ini adalah proses memasukan data blog lama (blogspot) ke blog baru (wordpress), berikut penjelasan singkatnya :

  • Masuk ke Dashboard WordPress, kemudian klik Perkakas > Import > Klik Pasang Sekarang (pada bagian blogger), lebih jelasnya perhatikan gambar bergerak ini :

  • Dilanjutkan dengan klik Jalankan Pengimport > Klik Chose File > kemudian cari hasil backupan tadi ( berupa file xml ) > Klik Unggah berkas dan Import, seperti gambar gerak berikut :

  • Jika berhasil, maka kamu akan dialihkan kehalaman seperti di bawah ini, di lanjutkan dengan Klik Submit

Kemudian tunggu proses import berlangsung biasanya tidak memakan waktu lama, tergantung besar kecilnya file yang di upload, agar pengunjung lama tidak hilang dan google tidak kebingungan silahkan lanjutkan baca ke langkah keenam.

6. Langkah Keenam : Setting agar Pengunjung tidak Hilang

Poin keenam ini adalah langkah paling krusial dan penting dilakukan, karena kalau tidak melakukan langkah ini pengunjung lama blog kamu akan hilang, dan pada langkah ini juga bertujuan agar google mengetahui bahwa kamu melakukan migrasi.

Setting Permalink

Mengatur permalink bertujuan agar struktur URL baru pada wordpress sama dengan struktur URL pada saat di blogspot

Untuk mengatur struktur URL silahkan kamu klik “Pengaturan”, kemudian masukan permalink seperti ini

/%year%/%monthnum%/%postname%.html

Perlu diperhatikan terkadang struktur URL di blogspot tidak semua cocok dengan struktur baru pada WordPress kamu, dan akan menyebakan artikel di alihkan ke halaman error 404

Untuk mengatasi masalah tersebut kamu harus memasukan script php ke file function.php pada blog baru kamu.

Setting Function.php

Untuk mengatasi error 404 maka kamu harus masuk ke “Tampilan” >> Editor >> Cari Function.php

Copy kode php di bawah ini lalu pastekan ke file “function.php

add_action( 'init', 'wpb_update_slug' );

function wpb_update_slug() { 
global $wpdb;
$result = $wpdb->get_results("SELECT post_id, meta_value FROM $wpdb->postmeta WHERE meta_key = 'blogger_permalink' ");
$wpdb->print_error();
foreach ($result as $row){
$slug = explode("/",$row->meta_value);
$slug = explode(".",$slug[3]);
$wpdb->query("UPDATE $wpdb->posts SET post_name ='$slug[0]' WHERE ID = '$row->post_id' ");
}
echo "DONE";

Dan jangan lupa untuk klik “Simpan”, setelah berhasil tersimpan yang perlu kamu lakukan adalah membuka blog kamu untuk mengaktifkan fungsi kode.php yang telah tadi kamu masukan.

PENTING !! : Setelah kode diatas berhasil dijalankan, maka kamu harus menghapus kode tersebut, karena kode tersebut hanya untuk digunakan sekali saja.

 

[adinserter name=”Iklan BRI”]

Setting Pengalihan

Langkah yang paling penting dari sebuah proses dari Blogspot ke WordPress adalah pengalihan atau redirect. Dengan mengatur pengalihan maka pengunjung blog lama dapat menuju ke halaman/artikel yang sama persis yang ada di blog baru. Dan fungsi kedua untuk memberi tahu Google bahwa blog baru melakukan proses migrasi.

Dan supaya proses migrasi berjalan dengan sempurna maka kamu harus melakukan dua level pengalihan.

Level 1 : adalah pengalihan untuk mengarahkan pengunjung blogspot ke WordPress

Level 2 : adalah pengalihan untuk mengarahkan WordPress ke halaman yang sebenarnya mereka tuju.

Untuk melakukannya maka kamu harus memasang plugin “Blogger To WordPress.”

  • Setelah kamu berhasil memasang plugin “Blogger To WordPress”, maka kamy harus membuka plugin tersebut di “Perkakas” >> WordPress to Blogger Redirection, kemudian klik tombol “Start Configuration”

 

  • Kemudian Klik Get Code >> dan Copy semua kode yang didapat untuk di pastekan di template blogspot

 

  • Setelah kode tadi di copy silahkan masuk lagi dashboard blogspot, kemudian Klik “Tema” >> Hapus semua kode >> Pastekan kode tadi >> lalu klik “Simpan Tema”

 

Setting Pengalihan RSS Feed

Pada langkah ini bertujuan agar pelanggan RSS lama tidak hilang juga, maka kamu harus mengalihkan umpan Blogspot ke WordPres.

  • Masuk ke dashboard blogspot pilih Pengaturan >> Lainnya, pada baguan Feed Situs masukan URL feed blog yang baru.

 

Penutup

Itulah tutorial enam langkah cara migrasi blogspot ke worpress.org, dengan memerhatikan semua poin pada artikel ini, maka kamu tidak akan kehilangan pengunjung lama, dan saya berharap dengan adanya artikel ini bisa membantu anda dalam proses migrasi dari blogspot ke WordPress self host (hosting mandiri).

Untuk kedepannya jika permintaan banyak akan saya buatkan tutorial versi videonya, jika ada pertanyaan, silahkan bertanya melalui kolom komentar di bawah, dengan senang hati saya akan menjawab pertanyaan yang kamu tanyakan. Sekian, dan Terima kasih.

Review DomaiNesia, Hosting Bintang Lima Harga Kaki Lima

review domainesia 2019

Di artikel ini saya akan kembali memberikan ulasan atau review kesebuah produk atau jasa yang saya pakai, jadi review ini tidak di sponsori pihak DomaiNesia, review ini murni cara saya berterima kasih saya kepada DomaiNesia karena telah memberikan pelayanan dan pengalaman terbaik saat menggunakan produknya.

Berawal dari kegelisahan bingung memilih tempat dimana saya menyewa hosting, googling sana-sini, tanya-tanya di grup facebook, baca review di internet, sampai menemukan website https://penasihathosting.com/, sebuah website khusus membahas ulasan hosting mulai dari hosting lokal sampai hosting luar. Maka dengan mantap saya memutuskan untuk mempercayakan penyimpanan blog ini ke DomaiNesia.

 

Tahun lalu (2018) blog ini masih menggukan platfrom blogspot dengan custom domain, pada akhir bulan oktober 2018 saya putuskan untuk serius dalam membangun blog ini. Maka dari itu saya akan menyewa hosting di awal tahun 2019, dan akhirnya kesampaian juga.

Mengapa saya memilih pindah dari Blogspot ?

Mungkin banyak juga yang bertanya kenapa pindah ke blogspot?

Alasan pertama memindahkan blogspot keWordPress.org (self-host) adalah karena keterbatasannya blogspot (maklum gratis), di WordPress.org kita bisa mengcustom blog sesuka hati dengan bantuan ribuan plugin siap pakai.

Baca Juga : Cara Migrasi Dari Blogspot ke WordPress Tanpa Kehilangan Pengunjung

Alasan kedua menggunakan wordpress.org adalah agar saya lebih serius membangun blog dan terpacu semangat terus menulis di blog ini, guna memberikan konten berkualitas yang bermanfaat dan menghasilkan rupiah lebih banyak lagi dari blog ini. Karena waktu saya membangun blog di blogspot selalu tidak fokus dan selalu berakhir dengan dijualnya blog. Mungkin dengan berpindah ke wordpress.org minimal agar termotivasi dan punya beban untuk membayar sewa hosting tahunan agar blog ini tetap hidup.

 

Review Hosting DomaiNesia

 

harga hosting di domainesia
harga hosting di domainesia

Kembali kesesi reviewnya, mengapa artikel ini di sematkan judul “Hosting Bintang Lima Harga Kaki Lima” ? iya karena memang begitu nyatanya. Karena Tiga tahun (2015) lalu ketika menyewa Hosting lokal di lapak sebelah dengan harga hampir Rp. 1.000.000,- / Tahun rasanya sama dengan DomaiNesia dengan harga sekitar Rp. 316,000,- / Tahun, murah sekali ya. Dan saya cek di tahun ini (2019) penyedia hosting sebelah harganya sudah mulai naik.

Oke review ini akan saya bagi menjadi tiga poin, mulai dari performa, pelayanan, dan harga jika di perbadingan dengan hosting lokal sebelah yang pernah saya rasakan (yang tidak disebutkan namanya).

Catatan : Saya juga pernah menggunakan DomaiNesia dua tahun lalu (2017) di blog berbeda dan hasilnya memuaskan, jadi ulasan ini adalah ulasan terbaru mengenai DomaiNesia agar lebih akurat dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

 

 

1. Performa DomaiNesia

Saya menggunakan server jakarta, performa yang saya rasakan selama satu bulan kebelakang tidak ada masalah yang cukup signifikan, pernah sempat down satu kali itupun masalah data center yang di jakarta ada kendala teknis (semua hosting yang menggunakan data center itu juga down), jadi bukan kesalahan DomaiNesia, untuk performa saya beri nilai 98 dari 100.

 

2. Pelayanan DomaiNesia

Untuk pelayanan saya rasa cukup fast respon, ketika saya rewel tanya ini itu, saya minta bantuan ke meraka (lewat livechat) di layani dengan baik dan masalah cepat teratasi. Tapi jika bertanya di atas jam 22:00 lumayan slow respon, tanya jam 23:00 di jawab tiga puluh menit kemudian, beda dengan hosting sebelah pelayanannya benar-benar 24×7 nonstop (mungkin faktor ini juga yang membuat mereka harganya lebih mahal).

Untuk yang tidak mempermasalahkan pelayanan worth it lah dengan harganya, sebagai saran juga sebelum bertanya ke CS hosting lebih baik cari dulu solusinya di internet, kecuali masalah internal di hostingnya. Oke untuk pelayanan saya beri nilai 80 dari 100.

 

3. Harga DomaiNesia

Paling menarik di bahas dari sebuah ulasan adalah harganya, ada yang memberi harga murah kualitas bagus (seperti DomaiNesia) , harga mahal kualitas jelek, harga murah kualitas jelek (sebanding) , harga mahal kualitas bagus (sebanding), dan sebagainya. Untuk urusan harga produk yang ditawakan DomaiNesia saya rasa setelah saya bandingkan dengan penyedia hosting lokal lainnya (yang sama sudah punya nama), harganya paling murah dengan kualitas bagus. Maka saya tidak sungkan memberikan nilai 100 dari 100.

 

Kesimpulan

Kesimpulannya adalah DomaiNesia pantas untuk dijadikan sebagai tempat kita menyewa hosting dengan harga yang relatif murah kita mendapatkan spesifikasi yang bagus dengan pelayanan yang cukup memuaskan, cocok juga untuk yang baru belajar blogging dan langsung menggunakan CMS WordPress.

Untuk mendaftar dan lihat-lihat produk DomaiNesia, bisa langsung klik https://domainesia.com atau klik banner di bawah ini :

hosting indonesia

 

 

Penutup

Itulah sedikit review mengenai DomaiNesia yang saya rasakan selama satu bulan kebelakang, semoga jadi referensi untuk kamu yang sedang mencari penyedia hosting untuk membangun blognya. Terima Kasih.